perihal seorang anak (tajuk lama: haru biru)

patung mainan

suatu masa dahulu aku melihat anak itu menangis

aku lihat poketnya yang kempis

sana sini berlarian

tapak daifnya menapak mengemis

kadangkala ia diumpan, termakan

dicerca sekeliling, diterjang, diherdik...

tika dulu aku lihat seimbas

anak itu hidupnya seperti dulu

keperitan medewasakannya, mematangkannya, mencantikkannya...

cantik? ya!!!

tidak lagi menghuni longgokan sampah

ia pintar mengatur bicara, mengatur gaya

ia kini menghuni deruman-deruman lalu lalang

Comments

This comment has been removed by a blog administrator.

Popular posts from this blog

A novel review: L.U.V.E.

Ikrar Serumpun

Hari ini...