perihal seorang anak (tajuk lama: haru biru)

patung mainan

suatu masa dahulu aku melihat anak itu menangis

aku lihat poketnya yang kempis

sana sini berlarian

tapak daifnya menapak mengemis

kadangkala ia diumpan, termakan

dicerca sekeliling, diterjang, diherdik...

tika dulu aku lihat seimbas

anak itu hidupnya seperti dulu

keperitan medewasakannya, mematangkannya, mencantikkannya...

cantik? ya!!!

tidak lagi menghuni longgokan sampah

ia pintar mengatur bicara, mengatur gaya

ia kini menghuni deruman-deruman lalu lalang

Hari ini...

sempena hari ini inginku ucapkan kepada kalian yang berkasih-kasihan
"Selamat Hari Kekasih"
kerna merealisasikan cinta kasih sayang kalian terhadap insan tersayang
kerna menghargai insan tercinta
tidak kurang juga yang cintanya terbalas hari ini

kepada losers di luar sana yang dikeciwakan insan istimewa
(Hei, aku juga seorang loser ya dan aku tidak segan mengatakannya!)
usah kalian terlampau frust dengan keputusan mereka
senyumlah, ceriakanlah diri anda hari ini
kerna mungkin bakal pengganti akan tiba sebentar lagi (mungkin)
jika tidak, anda juga mungkin tidak akan peroleh pasangan baru kerna dia terlalu takut akan penampilanmu yang KUSUT~~ SERABUT~~ TAK BERSEMANGAT~~ dsbnya...

tapi...

sebenarnya...

kita juga bakal menyaksikan manusia-manusia ini terkulai
kerna merealisasikan cinta mereka
yang tinggal hanya >TUT~~!<

jadi apakah aku ini nggak punya hati dan perasaan seperti mereka: rasa ingin dimiliki,disayangi,dihargai?
(AWAS! kucuma bilang demikian, aku tak mau terterpele'ot seperti mereka. aku masih waras pertimbangan ok!)
apakah harus cinta direalisasikan sedemikian sekali?
apakah WAJIB cinta direalisasikan sedemikian sekali?
(ya jika pasangan itu sudah bernikah, ya kan?)
bukankah ada banyak lagi cara merealisasikannya, selain yang ITU?
(ko tulis pandai, ko bagi la solution! ...boring la! itu hari2 dah buat, jemu 'doh!)
Maaf, aku serahkan pada kalian penyelesaian yang lebih bermakna kepada kalian...

apapun, segala perlakuan kalian adalah tanggung jawab kalian
aku cuma pemerhati
kita semua manusia yang acapkali melakukan kesilapan, kesalahan, dosa...
tapi asasnya: tepuk dada, tanyalah diri - Sampai kapan mestiku begini
juga sebagai peringatan kepadaku - ...Sampai aku dikapankan???

ugh~ merapik lagi!

heh...

bukan hari ini saja kita menghargai yang tersayang, tetapi hari-hari lain juga
dan yang tersayang bukan setakat KEKASIH
malah
ibu
bapa
keluarga
sahabat
guru
negara
Tuhan...
mengingatkanku... bilakah terakhir kita menghadiahkan Al-Fatihah kepada yang telah tiada?

Selamat Hari Kekasih semua
dan
Al-Fatihah kepada yang telah tiada...
Amiin.
Posted by Picasa

Blogger Templates by Blog Forum